Chat with us, powered by LiveChat

Buka Resmi Bulan Bahasa XIX MAN Kota Palangka Raya, Kakanwil Kemenag Kalteng Tekankan Pentingnya Pengembangan Potensi dan Sikap Saling Menghargai


Banner Post

Palangka Raya, Kemenag --  Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah,  M. Yusi Abdhian, membuka secara resmi pergelaran "Bulan Bahasa XIX 2026 MAN Kota Palangka Raya", Jumat (9/10/2026).

Pembukaan ajang literasi bergengsi ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh ratusan peserta serta para pejabat dan tokoh pendidikan se-Kota Palangka Raya. 

Dalam sambutannya, M. Yusi Abdhian menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada MAN Kota Palangka Raya atas konsistensinya menyelenggarakan ajang Bulan Bahasa tingkat Kota Palangka Raya 2026. Kakanwil menyambut hangat antusiasme para peserta yang berasal dari jenjang SMP/MTs sederajat hingga SMA/MA/SMK sederajat. 

Dalam amanatnya, Kakanwil Kemenag Prov. Kalteng menekankan beberapa poin penting bagi seluruh peserta dan generasi muda:

1. Dukungan Potensi Anak Muda: Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah nyata untuk mendukung dan memfasilitasi potensi anak-anak muda agar bersama-sama berkontribusi memajukan Kalimantan Tengah. 

2. Daya Saing Nasional dan Internasional: Bulan Bahasa XIX menjadi momentum strategis bagi anak-anak Kalteng untuk melatih kemampuan berbahasa dan bersastra sehingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. 

3. Wadah Pengembangan Diri Berkelanjutan: Kakanwil berharap ajang ini tidak berhenti sebatas ajang kompetisi atau perlombaan semata, melainkan menjadi pijakan awal untuk terus mengembangkan dan mengasah potensi diri. 

4. Semangat, Sportivitas dan Pembelajaran: Kakanwil berpesan agar seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh semangat. "Menang dan kalah adalah hal yang membanggakan, tetapi yang jauh lebih penting adalah kemauan untuk terus belajar dan kemampuan untuk saling menghargai orang lain," tegas  M. Yusi Abdhian.

Mengusung tema "Literasi Bahasa dan Budaya dalam Pelestarian Alam Kalimantan Tengah", Bulan Bahasa XIX diikuti sebanyak 238 orang peserta yang terbagi dalam kategori Internal (pelajar MAN Kota Palangka Raya) dan Eksternal (SMP/MTs dan SMA/MA/SMK sederajat se-Kota Palangka Raya). 

Rangkaian perlombaan meliputi Pidato Multabahasa (Pidato 3 Bahasa & Pidato 2 Bahasa), Spelling Bee, Cipta Cerpen, Cerdas Cermat Literasi, Story Telling, serta Debat Bahasa Indonesia. 

Sehubungan dengan penyesuaian kondisi lingkungan regional (kabut asap), pembukaan dan sebagian cabang lomba dialihkan menggunakan skema daring (online), sedangkan pelaksanaan lomba secara luring (offline) ditunda demi mengutamakan kesehatan dan keselamatan seluruh peserta.